MANDAILING NATAL — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali meluncurkan inisiatif strategis guna mendongkrak kualitas mutu pendidikan di daerah. Kali ini, fokus utama diarahkan pada penguatan program literasi sekolah dasar serta penyelenggaraan pelatihan kompetensi digital bagi para guru yang bertugas di wilayah-wilayah terpencil dan dataran tinggi Bumi Gordang Sambilan.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meratakan kualitas pembelajaran agar siswa di pelosok desa tidak tertinggal dalam penguasaan literasi dasar maupun adaptasi teknologi informasi.
Strategi Pemerataan Mutu dan Pelatihan Guru Berbasis Digital
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal mengungkapkan bahwa tantangan geografis di Madina menuntut adanya pendekatan khusus dalam pembinaan tenaga pendidik. Melalui program kerja terbaru di tahun 2026 ini, Disdikbud mengintegrasikan dua pilar utama:
-
Gerakan Literasi Sekolah (GLS): Setiap sekolah dasar di bawah naungan dinas diwajibkan mengoptimalkan sudut baca kelas serta jam wajib kunjung perpustakaan, guna menumbuhkan minat baca siswa sejak usia dini.
-
Pelatihan Kompetensi Digital Guru: Ratusan guru di daerah pinggiran dan terisolir mendapatkan bimbingan teknis intensif mengenai pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital, penggunaan platform kurikulum merdeka, serta pengelolaan administrasi kelas secara online.
-
Distribusi Buku Bantu: Disdikbud juga memfasilitasi pengadaan dan pendistribusian buku-buku bacaan berkualitas ke perpustakaan sekolah pelosok untuk memastikan ketersediaan sumber belajar yang memadai.
Komitmen Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sektor Pendidikan
Pemerintah Kabupaten Madina menyadari bahwa sektor pendidikan memegang peranan kunci dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Oleh karena itu, pengawasan terhadap efektivitas kegiatan belajar mengajar pasca libur panjang dan masa transisi tahun ajaran ini terus dipantau secara berkala oleh pengawas sekolah.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh anak didik di Mandailing Natal, baik yang berada di pusat kota Panyabungan maupun di pelosok desa terjauh, mendapatkan hak pendidikan yang setara. Guru-guru kita di daerah terpencil adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang harus terus didukung peningkatan kapasitasnya.”
Baca Juga : https://dinaspendidikankabmandailingnatal.com/disdikbud-mandailing-natal-tegas/
Melalui program berkelanjutan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal optimis mutu lulusan satuan pendidikan dasar dan menengah akan semakin kompetitif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki karakter moral yang kuat.




